RINGKASAN LANGKAH-LANGKAH PEMERIKSAAN PADA KASUS FRAKTUR (PATAH TULANG)
ANAMNESIS – ditanyakan mengenai:
- Riwayat trauma – langsung atau tidak langsung ?
- Waktu kejadian ?
INSPEKSI – dilihat apakah terdapat:
- Jejas
- Oedem
- Hematom
- Deformitas: angulasi, pemanjangan, pemendekan, rotasi
- Gerak abnormal
PALPASI – diraba dan ditentukan apakah terdapat:
- Nyeri tekan
- Krepitasi
- Nyeri sumbu
- Nyeri gerak aktif
- Nyeri gerak pasif
(Cat.: untuk mengetahui ada nyeri atau tidak, dapat dilihat dari reaksi maupun mimik wajah pasien saat dilakukan pemeriksaan).
MOVEMENT – diamati dan dinilai kemampuan pergerakan pasien dalam:
- ROM (Range of Movement)
- Nyeri gerak sendi aktif
- Nyeri gerak sendi pasif
PENGUKURAN:
- Lingkar
- Panjang anatomis
- Panjang klinis
KOMPLIKASI – pemeriksaan untuk menentukan apakah telah terjadi komplikasi pada:
A. VASKULER:
- Dengan INSPEKSI : diamati WARNA kulit di distal bagian yang mengalami trauma
- Dengan PALPASI : perabaan SUHU distal trauma dan PULSASI arteri distal.
B. NEUROLOGI:
- Dengan PALPASI : pemeriksaan SENSIBILITAS (sensorik) dan KEKUATAN (motorik).
PEMERIKSAAN PENUNJANG:
- X-foto regio yang dicurigai mengalami fraktur, dengan posisi AP/Lat (AnteroPosterior dan Lateral).
Sumber : Dari berbagai sumber.
musrianti berkata,
Oktober 17, 2009 pada 2:52 am
sebaiknya dalam penulisan atau pemaparan dalam langkah-langkah inspeksi ini harusnya lebih lengkap dan detail dan saya juga suka dalam pemberian informasinya.