Kenali Gejala KANKER/TUMOR TULANG BELAKANG Sebelum Terlambat

April 23, 2011 at 3:47 am (Sekilas Info) (, , )

Setelah empat hari dirawat di RS Medika Permata Hijau karena kondisinya memburuk, Franky Sahilatua akhirnya mengembuskan nafas terakhir Rabu (20/4) pukul 15.15. Musisi yang dikenal dengan lagu-lagu balada ini didiagnosa mengidap kanker sumsum tulang belakang sejak Juli 2010. [Franky Sahilatua Meninggal Dunia].

Seiring dengan berita duka yang membuat Bangsa Indonesia menitikkan air mata karena kehilangan salah satu putra terbaiknya, nama penyakit Kanker Tulang Belakang mulai sering terdengar. Bagaimana gejalanya?

I. TUMOR atau KANKER ??

Semua benjolan yang muncul maupun tumbuh secara tidak normal pada tubuh disebut TUMOR. Sedangkan tumor yang bersifat GANAS dinamakan KANKER. Jadi, Kanker = Tumor ganas.

Dikatakan ‘ganas’ karena sifatnya yang bertambah besar dan menyebar dengan cepat, sehingga menimbulkan akibat yang fatal, hingga menyebabkan kematian.

II. KANKER TULANG BELAKANG

Kanker tulang belakang sangat jarang ditemui. Kasus kanker tulang belakang yang paling banyak terjadi adalah adalah metastasis, yaitu kanker berasal dari bagian lain dari tubuh dan menyebar ke tulang belakang. Ketika kanker menyebar atau berasal di daerah ini, biasanya mempengaruhi satu atau lebih bagian tulang belakang. Jika seseorang mengembangkan kanker tulang belakang, baik primer atau sekunder, ia akan menunjukkan gejala penyakit yang berbeda.

Kanker tulang primer di tulang belakang jarang terjadi. Kanker pada tulang belakang dapat menyebabkan  hancurnya sel-sel sehat tulang penderita. Tumor kanker tidak hanya merusak tulang tulang belakang tetapi juga merusak sumsum tulang belakang penderitanya. Gejala kanker tulang di tulang belakang termasuk rasa sakit, patah tulang dan mati rasa atau kelemahan.

III. GEJALA KANKER TULANG BELAKANG

1. Rasa sakit

Tanda paling umum dari kanker tulang di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi (menyebar) keluar ke cabang-cabang saraf yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.

2. Kelemahan

Jika kanker berada pada tempat yang dapat memberi tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan pada anggota gerak. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls (aliran rangsangan) dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.

3. Kepekaan berkurang

Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh.  Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.

4. Inkontinensia

Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia (ketidakmampuan menahan buang air). Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.

5. Kelumpuhan

Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.

Sumber : Kanker Tulang Belakang, Bagaimana Gejalanya?; dengan perubahan seperlunya

About these ads

2 Komentar

  1. obat herbal said,

    artikelnya sangat bagus, minta ijin untuk referensi ya, makasih sebelumnya.

  2. Rizal said,

    Apakah rasa pusing di kepala yg terus menerus adalah gejala kanker?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: